17/02/12

Ada Apa dengan Rokok ?

Apakah anda pengguna rokok? atau malah pecinta rokok yang saking cintanya melebihi dari pacarnya sendiri....(lebih baik tidak ketemu pacar daripada tidak merokok). Atau lebih parah lagi, penggila rokok? anda mungkin sudah banyak mengerti tentang bahaya rokok dan racun-racun dunia (kayak lagunya Cangcuters) yang berada didalamnya. Produsen rokok saja setiap hari mengingatkan kita dalam iklan maupun dalam kotak rokok itu sendiri bahwa rokok dapat mengakibatkan gangguan kehamilan dan janin, gangguan jantung, kanker (kantong kering) bahkan impotensi, waduhhh.... yang terakhir jangan sampe deh, gimana nasib pasangan kita ya engga’...? Tetapi, tidak ada salahnya toh kita membahas sedikit tentang hal tersebut. Oke coy....!




Menurut ilmuwan WHO dalam sebatang rokok terdapat kurang lebih 4000 racun, dengan racun sebanyak itu rokok dikenal sebagai pembunuh utama manusia. Data WHO menyebutkan 1,25 milyar perokok didunia 60 juta diantaranya berada di Indonesia, tercatat juga bahwa setiap 8 detik seseorang meninggal karena penyakit yang berhubungan dengan rorok. Jangan kaget yach..! Luar biasa bukan dampaknya....


Didalam sebatang rokok terdapat 3 racun utama yaitu :
1.Tar, ini bukan roti yang biasa buat ulang tahun....!zat ini dapat menempel pada paru-paru karena bersifat lengket.
2.Nikotin, zat yang dapat mempengaruhi saraf dan peredaran darah. Zat ini juga dapat memicu adanya penyakit kanker paru-paru yang mematikan.
3.Karbon Monoksida, zat ini mengikat hemoglobin dalam darah dan membuat darah tidak mampu mengikat oksigen. Zat ini juga sama dengan yang keluar dari asap kendaraan bermotor, berarti merokok sama saja dengan menghisap asap dari knalpot donk....

Pada ibu hamil rokok juga dapat mengakibatkan keguguran, kerusakan pada plasenta dan kelahiran prematur alias kelahiran belum waktunya. Kalaupun setelah melahirkan dapat mengakibatkan lahirnya anak dengan berat badan yang rendah alias ceking coy..!, kematian bayi mendadak, penurunan fungsi paru dan berpengaruh terhadap psikologis dan fisik anak dalam jangka panjang.

Jika seseorang menghisap asap rokok maka efek dari nikotin akan diteruskan ke otak dan pada akhirnya akan menyebabkan rasa percaya diri tinggi, konsentrasi bahkan rasa nyaman dan tenang bagi penikmatnya. Inilah yang dirasakan orang sebagai nikmatnya merokok, tetapi beberapa menit setelah berhenti merokok maka efek nikotin akan berkurang sehingga mengakibatkan hilangnya rasa nyaman dan ingin merokok kembali. Nah.....disini dapat disimpulkan bahwa rokok dapat mengakibatkan ketagihan karena gejala yang akan timbul jika berhenti merokok seperti perasaan gelisah, mudah marah dan sulit kosentrasi. Inilah yang dikatakan sebagai tidak nikmatnya jika tidak merokok.


Para perokok pasif atau pihak kedua yang berada disekitar lingkungan perokok yang menghisap asap rokok tidak secara langsung juga mengalami dampak yang tidak baik bahkan sangat tidak baik. Asap yang dihembuskan oleh para perokok ternyata lebih beracun daripada asap yang dihirup oleh perokok itu sendiri lho.., sehingga akan menimbulkan efek kesehatan yang buruk bagi mereka. Bahkan bagi ibu hamil dapat pula bermasalah pada kehamilan dan janinnya jika menjadi perokok pasif pada saat kehamilannya.

Demikian sedikit ulasan tentang rokok, apakah anda akan berhenti merokok setelah mengetahuinya atau adakah yang akan menambahkan hal-hal lain tentang rokok?

3 komentar:

  1. Let's stop smoking....

    BalasHapus
  2. iya nich..kadang saya terganggu, tetapi itu semua hak asasi juga sich..tidak diharamkan pula untuk orang dewasa..yach..mau bagaimana lagi..

    BalasHapus
  3. Wah artikel yang bagus buat perokok nich...
    Mampir juga di Blogku ya mas Andi

    BalasHapus